PENTINGNYA MENCAPAI PEMIKIRAN MUSTANIR LEVEL 3

Disini kita akan mencoba bersama, untuk berfikir dan memperhatikan. Pernahkah Anda melihat pengusaha kaya raya tapi percaya dukun? Pernahkah Anda melihat pengusaha hebat tapi sering datang ke tempat angker dan meminta rezeki di situ? Pernahkah Anda melihat orang terlihat sukses tapi cara berbisnisnya banyak menipu orang lain? Pernahkah Anda melihat orang kaya raya tapi dengan cara riba?

Bisa jadi pengusaha ini sukses karena berhasil berpikir mendalam akan bisnisnya dan berhasil melipatgandakan keuntunganya. Namun ternyata dari cara mendapatkan kekayaanya tersebut tidak mampu menjadikannya sampai pada berpikir cemerlang yang menjadikan perbuatannya penuh dengan kesalahan bahkan dosa.

Kita tentu akan bertanya, orang dengan memiliki kekayaan yang begitu besar ini apakah mampu menjadikan dia hidup bahagia dunia akhirat? Tentu tidak, Karena dia gagal berpikir tingkat 3 atau biasa disebut berpikir mustanir.

Kita mesti memahami bahwa berpikir untuk mencapai kebenaran ada 3 level dan masing masing memiliki perannya sesuai fakta yang didapatkan dan ini tidak diajarkan di sekolah pada umumnya. Jika di sekolah dan perguruan tinggi diajarkan teori berpikir sampai tingkat 3 maka logikannya semua orang akan berbondong-bondong masuk Islam.

Namun sebelum sampai ke berpikir level 3 ini kita sudah harus memahami teori berpikir level 1 dan level 2. Teori berpikir tingkat 1, Istilah bahasa Arabnya (At Tafkir As-sathi) atau berpikir dangkal. Apa ciri-ciri berpikir dangkal? Hanya kelihatan permukaannya, dengan hanya sampai pada memahami fakta sampai pada level penginderaan.

Terus Berpikir tingkat 2 apa? Dalam Bahasa arab disebut (at-Tafkir Al ‘amiq) bisa menembus apa yang tidak nampak? Berpikir ini adalah memastikan kebenaran pada hal-hal yang ghaib (tidak nampak) pada dalil atau petunjuk yang ada.

Orang Barat itu berpikirnya sering mendalam karena menguasai sains dan teknologi. Orang Islam sekarang ketinggalan sains dan teknologi berarti malas berpikir mendalam. Berarti berpikirnya hanya dangkal-dangkal saja. Ciri orang yang berpikir level 2, berpikir mendalam itu cirinya Apa? Dia bisa memahami sesuatu sampai detail dengan petunjuk-petunjuk sehingga mendekati kebenaran pada hal yang ghaib atau tidak terindra secara langsung yakni hal yang tersembunyi, hal yang terjadi di masa lampau dan hal yang terjadi dimasa mendatang.

Berpikir level 1 yang mengandalkan penginderaan adalah berpikir yang standartnya manusia, berpikir level 2 biasanya terdapat pada para orang yang sukses, dan berpikir level 3 yang terdapat pada para pemimpin ideologis yang memahami arah kebenaran.

Level 3 ini yang kita sebut pemikiran Mustanir, semua orang yang mau berpikir sampai mustanir sampai dasarnya kelihatan, insyaAllah akan masuk Islam. Karena dia akan memahami semua dasar akan konsep kebenaran.

Pengusaha muslim akan bangkit Ketika terdapat kemampuan kecemerlangan berpikir dengan teori berpikir level 3 ini. Untuk mencapai ini tidak mesti menunggu para pengusaha sukses dan kaya raya dulu dalam bisnisnya. Berpikir cemerlang teori berpikir level 3 ini hanya membutuhkan proses berpikir secara mendalam dan memikirkan hal-hal yang ada di sekitar suatu konsep fakta dan yang berkaitan akan konsep fakta tersebut untuk sampai pada dasar kesimpulan yang benar.

Maka dari itu, kita tidak heran melihat seorang tokoh yang sukses malah menyembah batu atau kayu, atau meminta pengampunan dosa dari yang lebih rendah darinya, bertingkah laku curang dan munafik. Seorang yang berpikir cemerlang akan mencapai kebenaran, semangat dan Bahagia serta menjauhi segala perbuatan yang curang, rendah dan menghancurkannya.

Ingin selamat, Bahagia dan sukses dengan kecemerlangan berpikir?

Yuk Ikuti Teori Berpikir tingkat 3 dalam PENTINGNYA MENCAPAI PEMIKIRAN MUSTANIR LEVEL 3. Silakan hubungi admin untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *